NPWP saya kan dari kantor,, apa saya harus lapor SPT??

Pertanyaan seperti diatas seringkali terlintas dalam benak kita yang tidak terlalu paham tentang pajak.

Ketika kita terbentur dengan peraturan birokrasi yang membutuhkan NPWP untuk persyaratan administrasi, disitulah terkadang kita baru peduli tentang kehadiran sebuah NPWP.
Contohnya dalam hal pembukaan rekening bank atau keperluan untuk kredit kendaraan bermotor.
Namun tak jarang bagi mereka yang telah memiliki NPWP tapi tidak pernah melaporkan SPT Tahunan Orang Pribadi yang menjadi kewajibannya.

” Loh, NPWP saya kan dibuatkan perusahaan !! Berarti harusnya perusahaan dong yang melaporkan SPT Tahunan,, tiap bulan gaji saya juga sudah dipotong pajak kok ”

Sejatinya, kewajiban pelaporan SPT Tahunan melekat kepada individu masing-masing, bukan merupakan kewajiban dari perusahaan anda bekerja. Perusahaan anda hanya membuay bukti potong pajak atau yang biasa disebut formulir 1721A1 untuk pegawai swasta dan 1721A2 untuk PNS.
Jadi anda harus memastikan betul-betul apakah pada perusahaan/instansi tempat anda bekerja ada staff khusus yang melakukan pelaporan SPT Tahunan,, jika tidak ada maka tentu saja anda yang harus melakukan sendiri pelaporan SPT tahunan tersebut. Untuk orang pribadi batas pelaporan paling lambat akhir Maret tahun berikutnya. Sebagai contoh pelaporan SPT Tahunan 2018 dilakukan paling lambat bulan Marer 2019. Bagi yang belum pernah efiling, dapat dilakukan manual dengan mengirim SPT tersebut via pos atau langsung ke Kantor Pajak.. namun jika sudah pernah efiling tidak bisa lagi dilakukan secara manual.
Lakukan pelaporan tersebut setiap tahunnya agar tidak terkena sanksi perpajaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this:
www.000webhost.com